NEV.id – Seperti yang kalian ketahui pada saat ini kendaraan bermotor sudah menggunakan sistem injeksi. Hal ini dilakukan karena dari segi perawatan, dan juga konsumsi bahan bakar lebih diirit dibandingkan sistem karbulator.

Namun saat ini kita tidak akan membahas kerja injeksinya tetapi apakah motor injeksi jika kehabisan bensin dapat mengalami kerusakan?. Mari kita bahas dibawah ini.

Sistem injeksi sama saja dengan sistem karbulator secara tidak langsung, hal ini di ungkapkan oleh.

“Motor injeksi sama saja dengan motor yang masih menggunakan karburator. Jadi kalau ada anggapan motor injeksi tidak boleh kehabisan bensin itu tidak benar,” ucap Joko kepada Kompas.com, Kamis (30/1/2020)”.

Tentunya hal itu salah, motor injeksi jika kehabisan bahan bakar tidak mengalami kerusakan dan jika mengisi bahan bakar ternyata motor tidak menyalah bukan berarti rusak.

jadi buat kalian tidak perlu khawatir jika motor injeksi kalian kehabisan bensin saat sedang digunakan, karena bukan merupakan faktor utama jika bahan bakar habis maka sistem injeksi rusak. Bisa juga dari faktor lain seperti kurangnya perawatan yang dilakukan sang pemilik sehingga menyababkan motor menjadi mogok atau mengalami kerusakan pada sistem yang lainnya.

Meski begitu, sebaiknya pemilik kendaraan melakukan pengisian bahan bakar saat indikator sudah mendekati huruf E. Hal ini untuk mengantisipasi agar kendaraan tidak sampai mengalami kehabisan bensin.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here