NEV.ID – Aturan IMEI (International Mobile Equiptment Identify) akan diuji coba kan pada tanggal 13-14 Februari 2020. Uji coba ini dilakukan untuk memusnahkan ponsel-ponsel yang dijual secara ilegal atau black market. Namun uji coba ini hanya akan menggunakan dummy sample dan tidak langsung menargetkan ponsel ilegal.

Bagi yang mempunyai ponsel ilegal atau dari blackmarket tidak perlu khawatir, tetapi, aturan IMEI yang berlaku penuh pada 18 April 2020 ini tidak dapat dihindari oleh ponsel ilegal. Setelah aturan IMEI ini berlaku maka ponsel ilegal tidak akan tersambung dengan jaringan milik perusahaan telekomunikasi.

Jika ingin mengecek apakah IMEI hp anda resmi atau tidak ilegal, Berikut caranya:

1. Ketahuilah nomor IMEI anda dengan mengetik (*#06#) atau di Setting – About Phone – Status – IMEI Information atau juga bisa dibalik kotak ponsel.

2. Masukkan 15 digit nomor IMEI anda di https://imei.kemenperin.go.id/, setelah itu akan muncul opsi, IMEI sudah terdaftar di database kemenperin, jika tidak terdaftar akan muncul opsi, IMEI tak terdaftar di database kemenperin.

Wajib tau bahwa, IMEI mirip identitas ponsel yang dikeluarkan oleh GSMA (Global System For Mobile Association).

Terdiri dari 15 nomor digit, IMEI sangat diperlukan untuk mengidentifikasi perangkat telekomunikasi yang tersambung ke jaringan bergerak seluler.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here