NEV.ID – Google Maps adalah aplikasi navigasi online yang disediakan oleh layanan Google dan memberikan rekomendasi rute tercepat untuk mencapai tujuan yang sangat populer di bandingkan yang lain.

Sebenarnya Google Map ini menggunakan algoritme yang pintar untuk menyediakan pembaruan baru tentang kondisi lalu lintas di jalan. Sebelum itu, Google berkerja dengan cara menggunakan data dari sensor kamera lalu lintas milik pemerintah. Sensor lalu lintas itu menggunakan teknologi infrared aktif yang dapat mendeteksi berapa cepat laju kendaraan di lalu lintas yang kemudian diletakkan pada peta di ‘Google Maps’.

Kini, Google Map ini berkerja dengan cara crouwdsourcing yang artinya model untuk mendapatkan layanan dari sejumlah orang melalui internet. Tak hanya itu, Google juga gunakan machine learning agar proses pembuatan peta lebih cepat dan lebih akurat.

Metode ini membantu meningkatkan ketepatan pembaruan informasi. Serta dapat memperoleh informasi lalu lintas melalui data pengguna yang dikumpulkan dengan memanfaatkan fitur Location yang di nyalakan oleh pengguna.

Aplikasi navigasi peta Google Maps sudah ada di sekitar 220 negara dan digunakan lebih dari 1 miliar orang.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here