NEV.id – Perkembangan perekonomian dunia berdampak pada perkembangan persaingan diberbagai industri. Setiap perusahaan di berbagai industri senantiasa melakukan inovasi agar dapat bertahan di pasar. Industri makanan merupakan salah satui ndustri yang berkembang pesat di seluruh belahan dunia.

Semakin berkembangnya teknologi dan bertambahnya kesibukan akibat persaingan menyebabkan banyak inovasi perusahaan industri makanan yang mengarah kepada makanan cepat saji. Mie instant merupakan salah satu inovasi makanan cepat saji yang diterima dengan baik oleh masyarakat hampir di seluruh belahan dunia.

Sesuai catatan sejarah, mie pertama kali dibuat di daratan China sekitar 2000 tahun yang lalu pada masa pemerintahan Dinasti Han. Dari China, mie berkembang dan menyebar ke Jepang, Korea, Taiwan dan negara-negara di Asia Tenggara bahkan meluas sampai ke benua Eropa.

Pada tahun 1911 mie instan mulai ada, diciptakan oleh seorang pria berkebangsaan Taiwan. Makanan cepat saji dengan banyak sekali penggemar, yang masuk ke wilayah Indonesia pertama kali pada pertengahan tahun 1960-an.

Bahkan kian hari produk ini kian menjadi makanan pilihan konsumen, karena selain praktis dan harganya terjangkau, mie instan juga cukup mengenyangkan perut. Saat ini, Indofood masih merajai pasar mie instan di Indonesia, sekaligus merupakan perusahaan mie instan terbesar di dunia dengan kapasitas produksi 13 milyar bungkus. Selain Supermi, Sarimi, dan Sakura, Indomie merupakan merek andalan Indofood.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here